Bahan Mi
Cerita diawali dengan penyelamatan pasca gempa di Tokyo. Tim 4 menyisir lokasi Teluk D untuk mengevakuasi korban yang selamat, bila ada. Sayangnya mereka malah menemukan korban yang tidak selamat, hanya saja korban-korban itu tidak mati karena gempa melainkan dibunuh. Anggota tim 4, Rei dan Uozomi bermaksud menyelidikinya lebih lanjut, sayang sekali tiba-tiba saja mereka dibom oleh pesawat sipil dan Uozomi menginjak ranjau darat. Semua anggota tim 4 dinyatakan tidak selamat dalam aksi penyelamatan ini.
Beberapa waktu sesudahnya, Tokyo sudah kembali seperti sebelumnya. Suatu siang, seorang anak SMU, Billy, diculik saat sedang berdebat dengan temannya. Sayangnya mereka salah culik, dia bukanlah Aldo, si anak milyuner, teman sekolahnya.
Walaupun dinyatakan tewas, sebenarnya Rei dan Uozomi masih hidup. Sementara Rei bekerja serabutan, Uozomi dipenjara karena menjual mobil rakitan curian. Keduanya didatangi secara terpisah oleh pria misterius yang menawarkan petunjuk atas pertanyaan kenapa mereka ingin dilenyapkan. Setelah upaya pelarian Uozomi dari penjara, mereka mendatangi tempat yang ditunjukkan pria tersebut, bar pinggiran bernama “Chicago”. Petunjuk itu terletak pada apa yang didengar mereka dan Billy, baik di Teluk D maupun di taman.
Di sana mereka bertemu dengan si pria yang ternyata benar hanyalah seorang perekrut. Sang pemimpin menemui mereka dan mengenalkan pada anggota tim yang lain serta menjelaskan rencana penyelamatan Billy. Rei maupun Uozomi bermaksud memikirkan dulu tawaran sang pemimpin. Saat pulang, Rei diserang oleh pembunuh, untung dia cukup sigap dan juga ditolong oleh Shin, pria yang menyisihkan seledrinya di Chicago. Sementara itu, apartemen Uozomi dibobol peneror. Keduanya akhirnya sepakat untuk ikut ambil bagian dalam penyelamatan Billy.
Bagian kedua diawali dengan mimpi buruk Rei, pada bagian ini sedikit demi sedikit kita bisa melihat proses pendewasaan Rei dan cikal-bakal kerumitan hidupnya yang juga berhubungan dengan Dunia Baru. Sayangnya, saya tak bisa mengungkapkan lebih banyak dari bagian kedua ini karena di sinilah saat plot cerita memuncak. Dunia baru ternyata berawal dari sebuah ambisi konyol dan membabi-buta.
Yang Enak
Saat melihat komik ini di lapak majalah atau toko buku tentunya sebagian besar penggemar Basara dan 7 Seeds akan meloncat-loncat kegirangan. Mengingat betapa bagusnya kedua judul yang baru saja saya sebutkan, tentunya siapapun tak keberatan merogoh kocek untuk membeli yang satu ini. Yumi TAMURA mempertahankan tema andalannya di sini, yaitu penciptaan dunia baru, tidak pula melupakan kisah cinta dan masa lalu yang tragis.
Alur dan plotnya bagus, sayangnya akhir ceritanya bikin kita gregetan. Kenapa? Baca sendiri. ^_~ Saya suka dengan Rei, walaupun di awal kita mendapat kesan kalau cewek ini tegar dan sigap, tapi ternyata sama seperti karakter utama cewek di komik TAMURA-sensei yang lain, Rei pun perlu proses sampai ke pribadinya yang sekarang, di masa lalu dia tak ada bedanya dengan ABG yang lain, walau mungkin dengan masa lalu lebih kelam.
Sayang sekali materi sebagus ini tidak bisa digali lebih lanjut lagi, pembaca pasti masih penasaran bagaimana dengan dunia baru setelah buku berakhir? Apakah diteruskan?
Yang menjengkelkan mungkin karena komik ini dilabeli dengan serial cantik pada daftar edar dari Elex, padahal sama sekali tidak ada ‘cantik-cantiknya’. ^_^; Bagi pembeli setia serial cantik, mungkin akan kaget dengan tema ‘berat’ yang diusung oleh komik ini, sedangkan cinta sendiri hanya disinggung sedikit. Belum lagi adegan laga ala John Woo diumbar di sana-sini. Akan lebih cocok dibeli oleh cewek-cewek penggemar serial shonen.
Kuah Gurih
Serial mini ini sejatinya terbit pada tahun 2001 dalam dua volume dengan sampul berbeda. Yang diterbitkan Elex di sini adalah bundelnya yang diterbitkan tahun 2004 dengan sampul baru. Elex jeli melihat kantong pembaca, bila diterbitkan yang versi dua volume, pembaca harus merogoh kantong sekitar 22 ribu, sedangkan versi bundel ini, total jenderal hanya 20 ribu.
Kadar penyajian
Lembaga Sensor: R (untuk Remaja)
Cerita: B (Menarik, tapi menggantung)
Gambar: C+ (Masih bisa diterima)
Packaging: C+ (Bukan dove)
Alih bahasa dan adaptasi: B (Banyak salah eja yang mengganggu, tapi secara keseluruhan terjemahan nyaman dibaca)
Harga: C (Bersaing)
Pengolah Racikan
Komikus: Yumi TAMURA
Penerjemah: Anita Pratama L.
Editor: Nia Ikasary
Perwajahan Sampul: A. Yuni Astuti
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tanggal Terbit: 26 Maret 2008
2 responses so far ↓
maliah // 31 March 2008 at 5:31 am
Aku suka Basara dan 7 seed, kalo udah lihat nama Tamura Yumi pasti langsung deh aku beli tuh komik. Sayangnya Chicago tu ceritanya menggantung. Bagus dan rumit sesuai dengan cerita-cerita sebelumnya milik Tamura Yumi tapi cerita Chicago tuh masih banyak yang perlu dikembagkan. Masih banyak yang belum selesai tuh. Ya moga aja Chicago ada lanjutannya. Rei tuh punya hati sama Shin kan. Kalo ada lanjutannya pasti ketahuan siapa yang disukai oleh Rei. Shin tuh masih tokoh yang masih misterius dan masih banyak hal-hal yang dirahasiakan dari Chicago. Tapi bagaimanapun juga itu cerita yang masih mengusung sesuatu yang khas Tamura Yumi.
readilbert // 1 April 2008 at 9:58 am
Belum ada tanda-tanda dilanjutkan, tuh.
Sepertinya memang ceritanya sengaja digantung oleh pengarangnya.
Leave a Comment